Artikel ini ditulis untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia
Dosen Pengampu : Erni Bajau
Jurusan : S1 Manajemen Asuransi
– Shintia Sari : 202461201008
– Aura Rahmadhani Kuriawan : 202461201013
STIMRA
2.1. Ragam Bahasa Indonesia
Ragam bahasa adalah bentuk-bentuk bahasa yang berbeda-beda menurut pemakaian. Adanya bermacam-macam ragambahasa terjadi karena beberapa faktor seperti topik, fungsi,kedudukan, situasi komunikasi. serta lingkungan yang berbeda-beda. Ada beberapa ragam bahasa yaitu:
A. Ragam Lisan dan Ragam Tulis
Perbedaan ragam lisan dan tulis yaitu:
1. Ragam lisan mengendaki adanya orang kedua, teman bicara sedangkan ragam tulis tidak mengharuskan. Dalam Ragam lisan unsur-unsur gramatikal seperti subjek, prediket dan objek tidak selalu dinyatakan, sedangkan ragam tulis harus dinyatakan.
2. Ragam lisan sangat terikat pada kondisi, situasi, ruang dan waktu sedangkan ragam tulis tidak. Ragam lisan dipengaruhi oleh intonasi suara sedangkan ragam tulis dipengaruhi oleh tanda baca, huruf kapital dan huruf miring.
B. Ragam Baku dan Ragam Tidak Baku
Ragam baku adalah ragam yang dilembagakan dan diakui oleh sebagian besar warga masyarakat pemakaianny sebagai bahasa resmi dan sebagai kerangka rujukan norma bahasa dalam penggunaannya. Sedangkan ragam baku adalah ragam bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa yang disempurnakan
C. Ragam Baku Tulis dan Ragam Baku Lisan
1. Ragam baku tulis adalah ragam yang dipakai dengan resmi dalam buku-buku pelajaran atau buku-buku ilmiah lainnya.
2. Ragam baku lisan bergantung kepada besar atau kecilnya ragam daerah yang terdengar dalam ucapannya.
D. Ragam Sosial Dan Ragam Fungsional
1. Ragam sosial adalah ragam bahasa yang sebagian norma dan kaidahnya didasarkan atas kesepakatan bersama dalam lingkungan sosial yang lebih kecil dalam masyarakat.
2. Ragam fungsional adalah ragam bahasa yang dikaitkan dengan profesi, lembaga, lingkungan kerja atau kegiatan tertentu lainnya.
2.2. Variasi Bahasa
Variasi Bahasa disebabkan oleh adanya kegiatan interaksi sosial yang dilakukan oleh masyarakat atau kelompok yang sangat beragam dan dikarenakan oleh para penuturnya yang tidak homogen.
Variasi bahasa ada beberapa macam yaitu:
A. Variasi bahasa dari segi penutur
Yaitu variasi bahasa yang muncul dari setiap orang baik individu maupun sosial
B. Variasi bahasa dari segi pemakaian
Variasi bahasa berkenaan dengan pemakaian atau fungsinya disebut fungsiolek atau register adalah variasi bahasa yang menyangkut bahasa itu digunakan untuk keperluan atau bidang apa. Misalnya bidang jurnalistik, militer, pertanian, perdagangan, pendidikan, dan sebagainya. Variasi bahasa dari segi pemakaian ini yang paling tanpak cirinya adalah dalam hal kosakata. Setiap bidang kegiatan biasanya mempunyai kosakata khusus yang tidak digunakan dalam bidang lain.
C. Variasi bahasa dari segi keformalan
Variasi bahasa dari segi keformalan ada beberapa macam yaitu:
– Variasi Baku (frozen)
Adalah variasi bahasa yang paling formal yang digunakan pada situasi hikmat seperti upacara kenegaraan dan khotbah.
– Variasi Resmi (formal)
Adalah Variasi bahasa yang digunakan pada kegiatan resmi atau formal seperti surat dinas dan pidato kenegaraan.
– Variasi Usaha (konsultatif)
Adalah variasi bahasa yang lazim dalam pembicaraan biasa. Seperti pembicaraan di sekolah dan rapat.
– Variasi santai (casual)
Adalah variasi bahasa yang digunakan dalam situasi tidak resmi. Seperti perbincangan dalam keluarga atau perbincangan dengan teman.
– Variasi akrab (intimate)
Adalah variasi bahasa yang biasa digunakan oleh para penutur yang hubungannya sudah akrab.
– Variasi bahasa dari segi sarana
Adalah variasi bahasa yang dapat dilihat dari sarana atau jalur yang digunakan. Seperti telepon, telegraf dan radio.
Daftar Pustaka
https://kbi.kemdikbud.go.id/kbi_back/file/dokumen_makalah/dokumen_makalah_1540357237.pdf
https://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/washatiya/article/download/2001/1481/




